
Lampung Barat, Kabarlampung.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lampung Barat memasuki fase baru dengan dikukuhkannya Firman Yani, SH sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Kabupaten Lampung Barat periode 2026–2031.
Pengukuhan yang berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (22/6/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola program MBG agar berjalan berkualitas, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Firman Yani dilantik bersama jajaran pengurus DPD APPMBGI Provinsi Lampung yang dipimpin Gandhi Liyorba Indra serta 15 kepengurusan APPMBGI kabupaten/kota se-Lampung oleh Ketua Umum DPP APPMBGI, Abdul Rivai Ras.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa APPMBGI memiliki peran strategis sebagai pengawal kualitas pelaksanaan MBG. Organisasi tersebut dituntut memastikan standar gizi, kebersihan dan sanitasi dapur, hingga tata kelola logistik berjalan secara profesional dan akuntabel.
“Rantai pasok harus digerakkan dari hasil bumi lokal. Ini bukan hanya soal pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga upaya memperkuat perputaran ekonomi daerah,” tegas gubernur.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Firman Yani menegaskan APPMBGI Lampung Barat akan bergerak cepat melakukan pembinaan, audit, dan standardisasi terhadap seluruh mitra pengelola dapur MBG di wilayah setempat.
“Kami ingin memastikan setiap dapur menjalankan standar yang sama, profesional, aman, dan higienis. Program ini harus memberi manfaat jangka panjang, bukan sekadar berjalan secara administratif,” ujar Firman Yani.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendorong pemanfaatan komoditas lokal sebagai sumber utama bahan baku program MBG. Menurutnya, keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal menjadi kunci agar program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Firman Yani menilai keberhasilan MBG membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, pengelola dapur, pelaku usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan generasi Lampung Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Dengan kepengurusan baru yang telah resmi dikukuhkan, APPMBGI Lampung Barat kini berada di garda terdepan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan transparan, berkualitas, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia daerah.(Liliana)










