Tradisi Sedekah Bumi Sumur Kumbang Tetap Meriah Diguyur Hujan

oleh
oleh
Mengusung tema Hamparan Syukur di Kaki Gunung Rajabasa, kegiatan dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Ketua DPRD Merik Havit, Forkopimda, kepala OPD, tokoh adat, serta ratusan warga.

Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Tradisi Sedekah Bumi atau Paperahan di Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, kembali digelar meriah meski diguyur hujan, Jumat (31/7/2026). Tradisi yang telah berlangsung selama 206 tahun sejak 1820 ini menjadi wujud syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus upaya melestarikan warisan budaya.

Mengusung tema Hamparan Syukur di Kaki Gunung Rajabasa, kegiatan dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Ketua DPRD Merik Havit, Forkopimda, kepala OPD, tokoh adat, serta ratusan warga.

Rangkaian acara diawali pembagian air berkah dari mata air keramat, dilanjutkan arak-arakan Jembul berisi hasil bumi, hingga tradisi perebutan isi Jembul yang dipercaya membawa keberkahan dan kemakmuran. Acara ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan masyarakat.

Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan warisan budaya yang harus terus dijaga. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen mendukung pelestarian budaya lokal agar tetap lestari dan berkembang menjadi agenda budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat lebih luas. (Rls/Gelly)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.