
Lampung Utara, Kabarlampung.co – Sebuah rumah milik petani di Desa Banjar Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara, ludes dilalap api, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari bagian rumah, mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp250 juta.
Rumah yang terbakar merupakan milik Hayati (67), seorang petani. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan atap dapur, dinding bagian belakang, serta menjalar ke ruang tengah rumah. Sejumlah perabot rumah tangga yang berada di dalam bangunan juga tidak berhasil diselamatkan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Lampung Utara, Khairul Anwar, melalui Komandan Regu (Danru) Santika Wijaya, mengatakan petugas segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga, sekitar pukul 15. 30 wib.
“Begitu menerima informasi, kebakaran terjadi 15.20Wib, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya. Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik,” ujar Santika Wijaya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sungkai Selatan Aipda Hamdin bersama Tim Inafis Polres Lampung Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kebakaran.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga berasal dari korsleting instalasi listrik. Kami masih melakukan pendalaman dan memastikan tidak ada unsur kesengajaan maupun tindak pidana lainnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp250 juta, ” kata Aipda Hamdin.
Saat kejadian, personel kepolisian bersama warga berupaya memadamkan api sambil mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Polisi juga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, perangkat desa, serta pihak PLN untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar lokasi.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah tersebut. Meski demikian, sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian dapur hingga ruang tengah, sehingga menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Polisi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah guna mencegah kebakaran serupa. (Adi/Ridho)








