Gegara Api Sampah, Empat Kambing Hangus Terpanggang di Blambangan Pagar

oleh
oleh
Akibat kejadian tersebut, Hasanudin diperkirakan mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, meliputi empat ekor kambing serta kandang yang ludes terbakar.

Lampung Utara, Kabarlampung.co – Empat ekor kambing milik seorang warga di Desa Pagar, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara, mati mengenaskan setelah terjebak dan terbakar hidup-hidup di dalam kandang yang dilalap api, Minggu (12/7/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Lampung Utara tiba di lokasi, kobaran api telah berhasil dipadamkan oleh warga. Tim damkar hanya melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kepala Disdamkarmat Lampung Utara, Khairul Anwar, melalui Komandan Regu (Danru) Santika Wijaya, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah yang berada sangat dekat dengan kandang kambing.

Saat api mulai membesar, pemilik kandang, Hasanudin (52), diketahui sedang berada di dalam rumah sehingga tidak menyadari kobaran api telah menyambar kandang. Akibatnya, empat ekor kambing tidak sempat diselamatkan dan tewas terpanggang bersama kandang yang hangus terbakar.

“Saat tim tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan warga. Petugas kemudian melakukan pendinginan agar api tidak kembali menyala,” ujar Santika Wijaya.

Sebanyak satu unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke rumah warga di sekitar lokasi.

Akibat kejadian tersebut, Hasanudin mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, meliputi empat ekor kambing serta kandang yang ludes terbakar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah di dekat bangunan maupun kandang ternak, karena dapat memicu kebakaran yang berujung pada kerugian besar. (Adi/Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.