
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Ombak tinggi dan ancaman aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III (Siaga) tak menyurutkan langkah personel Satbinmas Polres Lampung Selatan untuk menjalankan tugas. Mereka menyeberangi lautan menuju Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, demi membekali para pelajar dengan pemahaman tentang bahaya judi online, narkoba, dan perundungan.
Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP dan SMA Swadipa Pulau Sebesi, Sabtu (18/7/2026), menjadi upaya pencegahan dini agar generasi muda di wilayah kepulauan tidak menjadi korban kejahatan digital maupun penyalahgunaan narkoba.
Pulau Sebesi merupakan kawasan 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) yang berada hanya sekitar delapan mil laut dari Gunung Anak Krakatau. Untuk mencapai lokasi, personel kepolisian harus menempuh perjalanan sekitar satu jam menggunakan kapal nelayan sambil menerjang ombak.
Di hadapan para siswa baru, polisi mengingatkan bahwa judi online bukan sekadar permainan, melainkan dapat memicu kecanduan, kerugian finansial, hingga tindak kriminal. Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba yang dapat menghancurkan kesehatan, masa depan, dan cita-cita, serta pentingnya menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.
Kasat Binmas Polres Lampung Selatan, Iptu Aprizal, mengatakan perjalanan menuju Pulau Sebesi memang tidak mudah. Namun kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat, khususnya para pelajar.
Ia berharap edukasi mengenai bahaya judi online, narkoba, dan perundungan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga mampu membangun kesadaran generasi muda untuk menjauhi perilaku menyimpang serta fokus meraih prestasi.
Kepala Sekolah Swadipa Pulau Sebesi, Eko, mengapresiasi kepedulian Polres Lampung Selatan yang hadir langsung memberikan edukasi kepada para siswa.
Menurutnya, pembekalan sejak awal masa sekolah menjadi langkah penting agar pelajar memiliki benteng dalam menghadapi pengaruh negatif yang kini semakin mudah menjangkau wilayah kepulauan melalui internet. (Roy)








