
Metro, Kabarlampung.co – Seorang dokter muda yang tengah menjalani pendidikan profesi (koas) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi kamar nomor 126 Guest House Sakinah, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Selasa (21/7/2026) malam. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dan belum menyimpulkan adanya unsur pidana.
Korban diketahui bernama Muhamad Zulfikar Drakel (25), mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang sedang menjalani program profesi dokter di Rumah Sakit Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Selama menjalani pendidikan, korban tinggal di Guest House Sakinah.
Penjaga Guest House Sakinah yang menjadi saksi awal mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan setelah salah seorang rekan sesama dokter datang ke penginapan karena Zulfikar sudah beberapa hari tidak masuk bertugas.
“Temannya datang mencari karena sudah beberapa hari tidak berdinas. Setelah itu kami bersama-sama mengecek ke kamar korban,” ujar saksi, Agus.
Saat kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi. Peristiwa tersebut kemudian langsung dilaporkan ke Polres Metro.
Saksi juga menyebutkan, berdasarkan informasi yang diketahuinya, korban sebelumnya baru menjalani operasi karena memiliki riwayat penyakit. Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas keterangan saksi dan belum menjadi kesimpulan penyebab kematian.
Menerima laporan tersebut, personel Satreskrim Polres Metro bersama Tim Inafis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang milik korban serta memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) guna menelusuri aktivitas terakhir korban.
Kasat Reskrim Polres Metro AKP Rizky Dwi Cahyo mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan. Penyidik telah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kematian korban.
Menurut pengelola Guest House Sakinah, Zulfikar telah tinggal di penginapan tersebut sejak bulan Ramadan. Selama menetap, ia dikenal sebagai pribadi yang pendiam, sopan, dan tidak pernah memiliki masalah dengan penghuni maupun pengelola.
Usai proses identifikasi di lokasi, jenazah dievakuasi ke RS Ahmad Yani Metro untuk menjalani pemeriksaan medis, termasuk autopsi. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penyidik dalam memastikan penyebab kematian korban.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan seluruh keterangan saksi dan hasil pemeriksaan forensik. Aparat mengimbau masyarakat tidak berspekulasi serta menunggu hasil resmi penyelidikan yang masih berlangsung. (Sonny/Adi)









