
Lampung Utara, Kabarlampung.co – Aksi begal bersenjata api kembali meneror warga Lampung Utara. Seorang pelajar SMA Negeri 1 Way Kunang, Kecamatan Abung Barat, ditembak pelaku saat hendak berangkat sekolah, Rabu pagi, (19/8/2026), Korban bernama Aldi, 17 tahun, ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri sekitar pukul 07.15 WIB di sebuah jalan di Dusun Jalan Simpang Limus Dusun 7, Desa Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat.
Korban mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri dan langsung dilarikan ke RSU Handayani untuk mendapat penanganan medis.
Akibat tembakan tersebut, korban disebut harus menjalani operasi karena mengalami luka serius yang menyebabkan usus dan ginjalnya mengalami kerusakan. Kondisinya kini masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat putih menuju sekolah sekitar pukul 07.00 WIB. Saat melintas di Jalan Simpang Limus Dusun 7, Desa Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat.
korban diduga dihadang pelaku yang melemparkan batu hingga membuatnya menghentikan kendaraan.
Pelaku kemudian berusaha merampas kunci sepeda motor. Namun, upaya tersebut mendapat perlawanan dari korban. Pelaku diduga langsung memukul pelipis korban menggunakan senjata api sebelum melepaskan tembakan ke arah perut sebelah kiri.
Korban kemudian ditemukan Andika sekitar pukul 07.15 WIB dalam kondisi tergeletak dan tidak sadarkan diri. Ia selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel. Polisi kini masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembegalan sekaligus penembakan terhadap pelajar tersebut.
Sahrudi, orang tua korban, mengaku mengetahui kejadian itu setelah mendapat telepon dari tetangga yang mengabarkan anaknya menjadi korban penembakan dan telah dilarikan ke rumah sakit.
“Anak saya ditembak begal waktu berangkat sekolah, karena di ngelawan. Terus palaknya di pukul pelaku,” Ungkapnya.
Keluarga berharap polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku. Aksi begal bersenjata api tersebut dinilai semakin meresahkan dan membuat masyarakat khawatir, khususnya para pelajar yang beraktivitas pada pagi hari. (Ridho/Adi)








