
Lampung Utara, Kabarlampung.co – Baku tembak antara polisi dan terduga pelaku narkoba di wilayah Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Lampung Utara, Selasa (25/8/2026) dini hari, membuka fakta baru.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini mengungkap adanya indikasi dua pelaku lain berada di lokasi saat baku tembak berlangsung. Keduanya diduga berhasil melarikan diri ketika polisi melakukan penindakan.
Fakta ini kini menjadi perhatian penyidik. Polisi masih memburu dua orang yang diduga berkaitan dengan terduga pelaku utama yang tewas dalam insiden tersebut.
Kapolres mengatakan, peristiwa bermula dari informasi masyarakat mengenai keberadaan seorang terduga bandar narkoba yang juga diduga memiliki senjata api ilegal.
Tim Tekab Satreskrim Polres Lampung Utara kemudian bergerak melakukan upaya penangkapan.
Namun, kedatangan polisi diketahui oleh terduga pelaku. Bukannya menyerah, terduga pelaku justru disebut mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah sejumlah anggota.
Polisi kemudian melakukan tindakan kepolisian hingga terjadi baku tembak.
Dalam insiden tersebut, P.H.P (30), yang disebut merupakan DPO kasus narkoba sejak Juni tewas di lokasi.
“Indikasinya ada dua pelaku lain di lokasi dan berhasil melarikan diri,” ujar Kapolres Lampung Utara, Selasa (25/8/2026).
Sementara itu, tiga personel kepolisian mengalami luka akibat insiden tersebut. Dua anggota menjalani perawatan di rumah sakit di Kotabumi, sedangkan satu personel lainnya dirawat di rumah sakit di Bandarlampung.
Polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api dan amunisi dari lokasi kejadian.
Saat ini, penyidik tidak hanya mendalami rangkaian baku tembak yang menewaskan Popi, tetapi juga mengejar dua orang yang diduga berada di lokasi dan berhasil kabur.
Keberadaan dua orang tersebut menjadi penting untuk mengungkap apakah mereka memiliki keterkaitan dengan jaringan narkoba maupun kepemilikan senjata api ilegal yang tengah diburu polisi.
Kapolres memastikan situasi di lokasi kini kondusif. Olah tempat kejadian perkara telah dilakukan dan lokasi masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyidikan.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan dua orang yang diduga melarikan diri maupun kepemilikan senjata api ilegal agar segera memberikan informasi kepada kepolisian melalui layanan 110.
Penyidikan masih berlangsung. Polisi kini memburu dua pelaku lain yang diduga lolos dari kepungan saat baku tembak terjadi. (Ridho/Adi)








