
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Warga Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandarlampung, digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki di aliran gorong-gorong, Senin sore, (24/8/2026). Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan diduga sengaja dibuang setelah dilahirkan.
Jasad bayi pertama kali diketahui oleh dua pelajar yang melintas di sekitar lokasi. Keduanya curiga setelah melihat sesuatu di aliran gorong-gorong, kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada warga. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pamong dan kepolisian.
Petugas Polsek Tanjung Karang Timur bersama Tim Inafis Polresta Bandarlampung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad bayi.
Kepala Lingkungan 2 Sawah Brebes, Nanot Maryono, membenarkan penemuan jasad bayi tersebut. Warga sekitar sempat geger setelah mengetahui bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran air.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan kondisi bayi masih terlilit tali pusar. Polisi menduga bayi tersebut baru dilahirkan sebelum akhirnya dibuang ke gorong-gorong.
Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Toni Apriyadi mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan sejumlah saksi, jasad bayi diperkirakan telah berada di lokasi sekitar tiga hari.
“Untuk memastikan penyebab kematian dan mengungkap fakta di balik pembuangan jasad bayi tersebut, polisi membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani pemeriksaan visum, ” Ujar Kapolsek.
Polisi kini memburu dan menyelidiki identitas orangtua bayi tersebut. Penyidik juga mendalami apakah bayi sengaja dibuang setelah dilahirkan serta siapa pihak yang bertanggung jawab atas kematian bayi malang tersebut.
Kasus penemuan jasad bayi ini masih dalam penyelidikan Polsek Tanjung Karang Timur bersama Satreskrim Polresta Bandarlampung. (Puji)










