
Palembang, Kabarlampung.co — Ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari berbagai daerah berkumpul di Lapangan Stadion Gelora Sriwijaya, Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/8/2026).
Di tengah penguatan peran Satlinmas sebagai garda terdepan menjaga ketenteraman masyarakat, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana membawa kabar penting bagi para personel Linmas di Kota Bandarlampung.
Eva Dwiana menegaskan, Pemerintah Kota Bandarlampung akan terus memperkuat peran Linmas, termasuk meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan personel yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Salah satu komitmen tersebut adalah rencana menaikkan honor anggota Linmas Kota Bandarlampung sebesar Rp250 ribu per bulan.
Komitmen itu disampaikan Eva usai mengikuti Apel Akbar Satlinmas dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirangkai dengan deklarasi, pengukuhan, dan pelantikan DPP serta DPD Satlinmas Indonesia.
Menurut Eva, penguatan Linmas bukan hanya soal menambah jumlah personel. Lebih dari itu, Linmas harus mampu bergerak cepat ketika terjadi persoalan di tengah masyarakat.
Eva juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran bersama itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan Satlinmas di Lampung.
“Apresiasi kepada Gubernur Lampung yang bersama-sama hadir dalam pelantikan ini. Sesuai instruksi dari Kemendagri, kita harus terus bergerak menjaga keamanan daerah masing-masing, baik di kelurahan maupun kecamatan,” ujar Eva.
Ia menegaskan, personel Linmas memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu unsur yang paling dekat dengan masyarakat.
Karena itu, Linmas Bandarlampung tidak hanya dituntut hadir ketika terjadi gangguan keamanan maupun bencana, tetapi juga aktif melakukan pemantauan lingkungan, membantu masyarakat, serta menyampaikan informasi secara cepat kepada pemerintah dan aparat terkait.
Di lapangan, Linmas juga terus didorong memperkuat koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam membaca perkembangan situasi dan dinamika masyarakat.
Penguatan tersebut menjadi semakin penting karena ancaman yang dihadapi masyarakat tidak hanya berkaitan dengan ketenteraman dan ketertiban, tetapi juga bencana, kebakaran, hingga kondisi darurat lainnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus dalam amanatnya menegaskan bahwa Satlinmas merupakan bagian dari urusan pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar.
“Menjaga ketenteraman dan ketertiban bukan sekadar tugas administratif, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Saat ini, tercatat 1.258.758 personel Satlinmas yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kekuatan sosial dan kewilayahan Satlinmas. Dengan personel yang berada hingga tingkat desa dan kelurahan, Satlinmas dinilai memiliki posisi penting sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi persoalan sejak dini.
Dalam apel akbar yang dihadiri sekitar 3.000 anggota Satlinmas tersebut, penguatan peran Linmas juga diarahkan pada peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Personel diharapkan mampu membantu deteksi awal, menyampaikan informasi dengan cepat, mendukung evakuasi, serta membantu masyarakat sesuai tugas dan kewenangannya.
Usai kegiatan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Linmas Kota Bandarlampung yang hadir langsung di Palembang.
Ia menilai kehadiran personel Linmas Bandarlampung membawa nama baik Lampung dalam kegiatan nasional tersebut.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada anggota Linmas Kota Bandarlampung yang telah hadir ke Palembang dan membawa harum nama Lampung. Kita tetap jaga kekompakan dan menjaga masyarakat,” ujar Mirza.
Mirza memastikan dirinya bersama Wali Kota Bandarlampung akan terus memberikan dukungan kepada Linmas dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
“Insyaallah saya bersama wali kota akan selalu ada di belakang Linmas Bandarlampung,” tegasnya.
Penguatan Satlinmas pun diharapkan tidak berhenti pada apel dan pelantikan. Dukungan pemerintah daerah, peningkatan kapasitas, kesejahteraan personel, serta koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting agar Linmas benar-benar mampu menjadi garda terdepan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Dengan janji kenaikan honor Rp250 ribu per bulan, Eva Dwiana menegaskan bahwa penguatan Linmas Bandarlampung tidak hanya bicara soal kewajiban, tetapi juga mulai menyentuh aspek penghargaan terhadap personel yang berada paling dekat dengan masyarakat. (Puji/Ridho)









