14 Alsintan Diserahkan, Bupati Minta Jangan Mangkrak

oleh
oleh

Lampung Barat, Kabarlampung.co Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menerima dan menyalurkan 14 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) bantuan Kementerian Pertanian kepada kelompok tani. Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus langsung mengingatkan agar bantuan tersebut tidak berakhir menjadi pajangan.

Penyerahan 14 unit Alsintan dilakukan di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Balik Bukit, Rabu (2/9/2026), dan menyasar kelompok tani di sejumlah wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan alat pertanian.

Pesan Parosil tegas: alat harus bekerja di lahan, bukan menganggur di tempat penyimpanan.

“Jangan sampai alat ini hanya untuk menjadi pajangan saja. Bagaimana caranya Alsintan ini agar betul-betul bermanfaat. Jangan sampai tidak menambah kesejahteraan masyarakat,” tegas Parosil.

Salah satu bantuan yang menjadi perhatian adalah tiga unit traktor crawler, yang merupakan model pertama digunakan di Lampung Barat.

Traktor ini dilengkapi roda karet dengan sistem tapak (crawler) yang dirancang untuk memperkuat traksi dan mengurangi risiko amblas saat digunakan di lahan berlumpur.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Barat, Maidar, menyebut teknologi tersebut cocok dengan kondisi geografis Lampung Barat.

“Ini solusi untuk medan kita. Banyak lahan di Lampung Barat yang kalau pakai traktor biasa langsung amblas,” kata Maidar.

Selain traktor crawler, bantuan juga mencakup traktor rotavator, traktor roda empat, combine harvester, rice transplanter serta pompa air.

Dengan tambahan alat tersebut, proses pengolahan lahan, penanaman, pengairan hingga panen diharapkan semakin cepat dan efisien. Petani juga diharapkan dapat menekan ketergantungan terhadap tenaga manual.

BOLEH DISEWAKAN, ASAL TETAP DI LAMPUNG BARAT

Parosil bahkan membuka ruang bagi kelompok tani untuk memanfaatkan Alsintan secara bersama, termasuk melalui mekanisme sewa antar kelompok.

Syaratnya, penggunaan alat tetap berada di wilayah Kabupaten Lampung Barat.

“Kalau masih di Lampung Barat boleh-boleh saja, daripada alatnya nganggur. Yang jangan itu kalau sampai lintas daerah,” ujarnya.

Ia juga meminta kelompok tani penerima menjaga dan merawat seluruh bantuan secara serius agar tidak cepat rusak dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Bagi petani, bantuan tersebut dinilai menjadi angin segar. Andia Rahman, perwakilan kelompok tani dari Suoh, mengatakan selama ini sebagian pekerjaan pertanian masih mengandalkan tenaga manual.

“Ini memang sudah lama kami nanti-nantikan. Dengan adanya mesin pertanian bantuan ini semoga hasil pertanian kami meningkat dan petani semakin sejahtera,” ujarnya.

RINCIAN 14 ALSINTAN
• Traktor Crawler: 3 unit — Suoh & BNS
• Traktor Rotavator: 2 unit — Sukau & Kebun Tebu
• Traktor Roda 4: 1 unit — Sekincau
• Combine Harvester: 1 unit — Suoh
• Rice Transplanter: 1 unit — Sukau
• Pompa Air 3 inci: 3 unit — Balik Bukit & Suoh
• Pompa Air 4 inci: 3 unit — Sukau
Total: 14 unit Alsintan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada seremoni penyerahan. Seluruh Alsintan ditargetkan benar-benar turun ke lahan, mempercepat pekerjaan petani, menekan biaya produksi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Liliana)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.