
Lampung Utara, Kabarlampung.co – Rotasi besar-besaran mengguncang jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Sebanyak 16 pejabat pimpinan tinggi pratama bergeser dari posisi sebelumnya setelah Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis melantik dan mengambil sumpah jabatan di Ruang Tapis, Kamis (3/9/2026).
Perombakan tersebut dilakukan setelah seluruh kepala dinas mengikuti proses uji kompetensi. Sejumlah pejabat yang sebelumnya memimpin OPD strategis kini berpindah ke posisi baru, sementara 11 jabatan kepala OPD masih kosong dan dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt).
Bupati Hamartoni mengatakan, penempatan pejabat bukan berdasarkan faktor suka atau tidak suka. Menurutnya, setiap posisi diberikan berdasarkan kebutuhan organisasi serta kompetensi pejabat.
“Hari ini kami melaksanakan prosesi pelantikan pimpinan tinggi pratama untuk mematangkan suatu proses kebijakan dan menerapkan apa yang kami inginkan di Kabupaten Lampung Utara,” kata Hamartoni.
Ia menegaskan, jabatan merupakan amanah yang tidak diberikan secara tergesa-gesa.
“Saudara ditempatkan di tempat yang baru bukan persoalan suka atau tidak suka, tetapi persoalan kebutuhan. Jabatan ini amanah dan tidak diambil dengan tergesa-gesa, tetapi dengan pertimbangan yang diukur dari kompetensi,” tegasnya.
Hamartoni menyebut terdapat tiga aspek utama yang menjadi ukuran dalam penempatan pejabat, yakni kompetensi manajerial, kompetensi teknis, serta kompetensi sosial budaya atau spiritual.
16 Pejabat Bergeser
Berikut daftar pejabat yang mengalami pergeseran jabatan:
• Mankodri — dari Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik menjadi Kepala Satpol PP.
• Dina Prawitarini — dari Asisten Administrasi Umum menjadi Kepala DPMPTSP.
• Sri Mulyana — dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
• Maya Natalia Manan — dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
• M. Rezki — dari Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi.
• Martahan Samosir — dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga menjadi Inspektur Lampung Utara.
• Kadrsyah — dari Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
• Fadli Achmad — dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
• Hendri — dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
• Tomy Suciadi — dari Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menjadi Kepala Dinas Perikanan.
• Khairul Anwar — dari Kepala Damkarmat menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
• Perdana Putra — dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
• Erwinsyah — dari Kepala BPBD menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
• Gunaido Uthama — dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
• Ina Sulistya — dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.
• Sanny Lumi — dari Kepala Dinas Perikanan menjadi Kepala BPBD Lampung Utara.
11 Jabatan Kepala OPD Masih Kosong
Di tengah perombakan tersebut, masih terdapat 11 jabatan kepala OPD yang kosong dan sementara dijalankan oleh Plt.
Jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Penataan Ruang.
Rotasi ini menandai babak baru penataan birokrasi di Lampung Utara. Dengan sejumlah posisi strategis berganti tangan, para pejabat yang dilantik kini dituntut membuktikan bahwa penempatan berdasarkan kompetensi tersebut mampu menjawab kebutuhan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Hamartoni pun mengingatkan para pejabat yang mendapat amanah baru agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. (Ridho/Adi)










