Gedung KDMP Pulau Jaya Lamsel Rampung, Tagihan Pemasok Belum Lunas

oleh
oleh

Lampung Selatan, Kabarlampung.co Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pulau Jaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, yang disebut telah rampung 100 persen, justru menyisakan persoalan bagi sejumlah warga yang terlibat sebagai pemasok material dan pendukung pekerjaan proyek.

Sejumlah pemasok mengaku hingga kini belum menerima pelunasan pembayaran atas material maupun jasa yang mereka berikan selama proses pembangunan gedung tersebut.

Nilai tagihan yang disebut belum dibayarkan bervariasi, mulai dari sekitar Rp1,9 juta hingga Rp7,2 juta. Persoalan tersebut sebelumnya telah dimediasi Pemerintah Desa Pulau Jaya dengan melibatkan pihak mandor dan warga. Namun, berdasarkan keterangan warga, mediasi tersebut belum menghasilkan penyelesaian pembayaran.

Salah seorang pemasok, Mastur, mengaku masih menunggu pembayaran atas material kayu yang telah disuplai untuk pembangunan gedung KDMP.   ” Kendalanya, masi banyak unek-unek warga yang terlibat Pembangunan KDMP soal tunggakan pembayaran. Ngomongnya mau di transfee tapi enggak di lunas – lunasin, ” Ujarnya.

Selain kayu milik Mastur senilai Rp3,4 juta, terdapat pula sejumlah tagihan lain yang dicatat warga, yakni pasir dua rit sebesar Rp2,5 juta, rental alat berat Rp7,2 juta, tanah urug Rp6 juta, serta upah tukang masak sebesar Rp1,9 juta.

Jika seluruh nilai tersebut dijumlahkan, sedikitnya terdapat tagihan sekitar Rp21 juta yang menurut data warga belum terselesaikan.

Persoalan pembayaran ini menjadi perhatian karena proyek pembangunan gedung KDMP merupakan bagian dari program Koperasi Desa Merah Putih yang ditujukan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Di sisi lain, warga juga menyoroti kondisi fisik bangunan. Meski pembangunan disebut telah mencapai 100 persen, sejumlah bagian lantai gedung dilaporkan mengalami keretakan atau pecah-pecah.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan warga mengenai kualitas pekerjaan sekaligus mekanisme pengawasan pembangunan.

Ketua KDMP Desa Pulau Jaya, Muhlis, menjadi salah satu pihak yang dapat memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.

Sementara Kepala Desa Pulau Jaya, Roliyah, juga diharapkan menjelaskan proses pembangunan, pihak yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan, serta langkah pemerintah desa dalam menindaklanjuti keluhan warga.

Warga menilai persoalan tersebut perlu segera diselesaikan agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.  ” Sudah pernah dimediasi persoalan ini. Namun belum selesai, ” Ujar Kepala Desa.

Mereka berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung KDMP dapat memberikan kejelasan mengenai status pembayaran kepada pemasok serta memastikan kualitas bangunan sesuai dengan ketentuan pekerjaan.

Persoalan ini juga menjadi ujian terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih di tingkat desa. Warga berharap program yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat tersebut tidak justru menimbulkan kerugian bagi warga yang terlibat dalam proses pembangunannya. (Roy)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.