
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Pemerintah Kota Bandarlampung menyiapkan bonus bagi atlet pencak silat berprestasi. Tak hanya penghargaan atas prestasi olahraga, Wali Kota Eva Dwiana, juga menjanjikan bantuan beasiswa bagi atlet dari keluarga kurang mampu agar pendidikan mereka tetap terjamin.
Komitmen tersebut disampaikan Eva Dwiana saat memantau kejuaraan pencak silat tingkat Kota Bandarlampung. Ia mengapresiasi antusiasme peserta serta kualitas penampilan para atlet muda yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di level lebih tinggi.
Menurut Eva, prestasi generasi muda di bidang olahraga perlu mendapat perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah daerah. Karena itu, Pemkot Bandar Lampung akan memberikan bonus kepada atlet yang berhasil menorehkan prestasi.
“Untuk anak-anak pencak silat ini, prestasi mereka bagus sekali, dan Pemerintah Kota Bandarlampung akan memberikan bonus bagi anak-anak kita,” ujar Eva Dwiana.
Tak berhenti pada penghargaan olahraga, Eva juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mendukung keberlanjutan pendidikan para atlet muda, terutama mereka yang menghadapi kendala ekonomi.
Bantuan beasiswa disiapkan bagi pelajar berprestasi dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi, sesuai kebutuhan dan ketentuan program yang berlaku.
“Bagi anak-anak pencak silat ini, kalau memang ada yang tidak mampu, kita Pemerintah Kota Bandarlampung memberikan beasiswa. Untuk SD dan SMP biasanya gratis, tapi kalau SMA atau perguruan tinggi, kita berikan beasiswa untuk anak-anak ini yang ada di Bandar Lampung,” tambahnya.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi para atlet muda untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mengukir prestasi tanpa harus mengorbankan pendidikan akibat keterbatasan biaya.
Pemkot Bandarlampung berharap pembinaan olahraga yang dibarengi dukungan pendidikan dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berdaya saing, serta mampu mengharumkan nama Kota Bandarlampung di tingkat regional hingga nasional. (Ridho/Puji)









