
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Aksi pembegalan bersenjata tajam kembali meresahkan warga. Kali ini, seorang pria bernama Ali (30) menjadi korban penyerangan dua orang pelaku di Jalan Desa Karang Pucung, Desa Purwodadi, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Dalam aksi brutal tersebut, korban dibacok saat berusaha mempertahankan diri. Uang tunai sebesar Rp6 juta miliknya berhasil dirampas pelaku. Ironisnya, sepeda motor korban yang juga diduga menjadi sasaran justru gagal dibawa kabur karena kehabisan bensin. Peristiwa itu berlangsung pada siang hari.
Berdasarkan penuturan korban, dua pelaku tiba-tiba datang dan langsung menyerangnya menggunakan senjata tajam. Ali yang berusaha melawan tak mampu menghindari sabetan senjata hingga tangannya mengalami luka bacok.
“Pelaku datang langsung menyerang. Saya coba melawan, tetapi tangan saya kena bacok. Uang saya Rp6 juta diambil. Motor saya tidak dibawa karena kehabisan bensin,” ungkap Ali saat menjalani perawatan di Klinik Bunda Tika.
Setelah berhasil merampas uang korban, kedua pelaku meninggalkan lokasi. Sementara itu, teriakan dan keributan di lokasi mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan memberikan pertolongan.
Korban selanjutnya dilarikan ke Klinik Bunda Tika untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka bacok yang dideritanya.
Aksi pembegalan pada siang bolong ini sontak membuat warga Desa Purwodadi resah. Jalan yang selama ini dianggap aman untuk dilalui masyarakat justru menjadi lokasi aksi kekerasan bersenjata tajam.
Warga pun meminta aparat kepolisian tidak tinggal diam dan segera mengungkap identitas serta menangkap kedua pelaku. Mereka khawatir aksi serupa kembali terjadi dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Kami sangat resah, karena kejadian ini berlangsung siang hari. Selama ini kami merasa jalan desa cukup aman. Kami berharap polisi segera menangkap pelakunya agar kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat bisa kembali merasa tenang,” ungkap seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun pengejaran terhadap kedua pelaku. (Aceng/Gelly)









