Korsleting Listrik Hanguskan Rumah, Damkar Lamsel Beri Santunan

oleh
oleh
Sebulan lebih setelah musibah kebakaran melanda rumah warga di Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro, petugas kembali datang untuk menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga korban, Kamis (18/6/2026).

Lampung Selatan, Kabarlampung.co Kepedulian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan tidak berhenti saat api berhasil dipadamkan. Sebulan lebih setelah musibah kebakaran melanda rumah warga di Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro, petugas kembali datang untuk menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga korban, Kamis (18/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada Dewa Putu Pondok, pemilik rumah yang sebelumnya mengalami kebakaran akibat dugaan korsleting listrik pada 7 Mei 2026 lalu. Kehadiran jajaran Damkarmat di lokasi menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang terdampak musibah.

Kepala Damkarmat Lampung Selatan, Sefri Masdian, melalui Sekretaris Dinas Henry Gunawan menegaskan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya berhenti pada proses pemadaman.

“Kami tidak hanya hadir saat api berkobar, tetapi juga berupaya hadir setelah musibah terjadi. Bantuan ini mungkin tidak mampu mengganti seluruh kerugian, namun kami berharap dapat menjadi penyemangat bagi keluarga korban untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa,”<span;> ujar Henry Gunawan.

Menurut Henry, keberhasilan penanganan kebakaran saat itu tidak lepas dari kesigapan Regu 1 Posko Damkar Sidomulyo yang bergerak cepat setelah menerima laporan dari Satpol PP Kecamatan Sidomulyo.

“Respons cepat petugas menjadi kunci dalam penanganan kebakaran. Berkat koordinasi yang baik, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,”<span;> katanya.

Berdasarkan laporan kejadian, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.25 WIB dan diduga dipicu hubungan arus pendek listrik. Tim pemadam menerima laporan pada pukul 10.00 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi dengan satu unit armada pemadam kebakaran.

Setibanya di lokasi pukul 10.30 WIB, petugas segera melakukan pemadaman secara intensif hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.10 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.

Henry juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Sebagian besar kebakaran rumah berawal dari hal-hal yang dianggap sepele. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan segera memperbaiki jika ditemukan kerusakan demi mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (Gelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.