
Pesawaran, Kabarlampung.co – Suasana Puskesmas Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, mendadak dipenuhi puluhan siswa SD Negeri 22 Tegineneng yang mengalami muntah-muntah dan sakit perut, Jumat (24/7/2026). Seorang guru juga ikut menjalani perawatan setelah mengalami keluhan serupa.
Sedikitnya 33 orang dilarikan ke puskesmas setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Di ruang perawatan, sejumlah siswa tampak lemas. Selain muntah-muntah, mereka mengeluhkan sakit perut, demam, hingga menggigil. Petugas medis langsung memberikan penanganan untuk menstabilkan kondisi para korban.
Hingga Jumat malam, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum diketahui. Dinas Kesehatan belum memberikan kesimpulan karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.
Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab insiden itu.
“Benar, tim masih di lokasi,” kata Alvie saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).
Polisi telah mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab puluhan siswa dan seorang guru mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan yang menyatakan penyebab pasti kejadian itu. (Adi/Nanang).










