
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Aksi main hakim sendiri berujung maut terjadi di kawasan perkebunan Jaga Utama, Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (4/9/2026) sore.
Seorang pria bernama Saipul Anwar alias Ipul (40) tewas setelah menjadi sasaran amukan sejumlah warga yang diduga tersulut emosi lantaran korban diduga mencuri pisang di kawasan perkebunan tersebut.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan informasi kepolisian, Saipul yang merupakan warga Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan, diduga kedapatan mengambil pisang dari area perkebunan warga di wilayah Jaga Utama, Desa Karangsari.
Dugaan pencurian tersebut kemudian memicu amukan massa yang disebut berasal dari Desa Karangsari dan Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang.
Korban mengalami sejumlah luka berat, terutama pada bagian kepala dan tubuh. Meski sempat menjadi sasaran pengeroyokan, nyawa Saipul tidak berhasil diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Tak hanya korban yang menjadi sasaran amukan, sebuah sepeda motor yang diduga milik Saipul juga dibakar massa.
Petugas Polsek Penengahan yang dipimpin Kapolsek Penengahan Iptu Tedy Erik S bersama personel TNI langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah Saipul kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan autopsi.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor yang telah dibakar massa, dua tandan pisang yang diduga hasil pencurian, serta satu buah sabit.
Polisi hingga kini masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Termasuk mencari tahu pemilik lahan perkebunan pisang serta siapa pihak pertama yang memergoki Saipul saat diduga melakukan pencurian.
Untuk mencegah persoalan meluas, personel Polsek Penengahan bersama Koramil 03/Penengahan juga melakukan penjagaan di sekitar perbatasan Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, dengan Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gesekan antarwarga menyusul tewasnya Saipul.
Hingga Jumat malam, situasi di lokasi dilaporkan masih kondusif. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memastikan situasi tetap aman untuk mencegah munculnya aksi susulan. (Roy/Gelly)










