
Lampung Barat, Kabarlampung.co – Di balik melimpahnya hasil pertanian di Lampung Barat, tak sedikit komoditas yang terbuang karena harga anjlok dan pasar tak menyerap. Namun kondisi itu justru dibalik menjadi peluang oleh Ibu Homsi, pelaku UMKM asal Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau.
Bermula dari keprihatinan melihat ubi jalar madu telur menumpuk tanpa nilai jual, Ibu Homsi melakukan terobosan. Ubi berwarna oranye dengan rasa manis alami itu diolah menjadi camilan renyah bernama Kremes Muntul Alby, yang kini justru diminati pasar.
Inovasi ini tak sekadar mengubah bahan baku, tapi juga mengangkat potensi pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan sentuhan kreativitas, makanan sederhana “kremesan” disulap menjadi camilan kekinian yang punya daya saing.
Kunci kelezatan produk ini terletak pada proses yang tak instan. Dari pembersihan, penyerutan ubi hingga tipis memanjang, hingga teknik penggorengan, semuanya membutuhkan ketelatenan tinggi. Suhu minyak harus presisi agar menghasilkan tekstur renyah tanpa rasa pahit.
Ciri khas utama Kremes Muntul Alby ada pada balutan gula aren asli. Rasa manis legit berpadu dengan aroma karamel alami menjadikan camilan ini berbeda dari produk sejenis.
Berkat konsistensi kualitas, Kremes Muntul Alby kini tak lagi sekadar camilan rumahan. Produk ini sudah menembus pasar oleh-oleh di Bandar Lampung hingga menjangkau wilayah Pesisir Barat. Dengan harga terjangkau Rp10 ribu per bungkus, produk ini semakin diminati berbagai kalangan.
Pemilik UMKM, Homsi, menyebut usahanya terus berkembang meski masih dikerjakan secara manual. Ia berharap ke depan bisa memiliki peralatan modern untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Keberhasilan ini tak hanya mengangkat ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bukti bahwa bahan pangan lokal yang semula dianggap tak bernilai bisa berubah menjadi peluang usaha menjanjikan.
Kremes Muntul Alby kini menjelma sebagai salah satu camilan khas kebanggaan Lampung Barat, lahir dari ketekunan, inovasi, dan keberanian melihat peluang di tengah keterbatasan. (Liliana)








